Chat with us, powered by LiveChat

Jumat, 05 Mei 2023

Tentang F.C Barcelona by qiuslot88

Fútbol Club Barcelona juga dikenal sebagai Barcelona atau Barça, adalah klub sepak bola profesional yang berbasis di Barcelona, Catalunya, Spanyol, yang ikut serta di kompetisi tertinggi sepak bola Spanyol, La Liga.



Didirikan pada tahun 1899 oleh sekelompok pemain Swiss, Inggris, Jerman dan Katalan yang dipimpin oleh Joan Gamper, klub telah menjadi simbol budaya Catalan dan Catalanisme, yang mempunyai motto "Més que un club" (Lebih dari sebuah klub).

Tidak seperti banyak klub sepak bola lainnya, para pendukung memiliki dan mengoperasikan Barcelona.

Ia adalah klub sepak bola kedua terkaya di dunia dalam hal pendapatan, dengan omzet tahunan sebesar €560,8 juta dan kedua yang paling berharga, senilai $3,56 miliar.

Lagu kebangsaan resmi Barcelona adalah "Cant del Barça", yang ditulis oleh Jaume Picas dan Josep Maria Espinas.



Secara tradisional, Barcelona mengenakan kostum merah dan biru, sehingga klub ini dijuluki Blaugrana.

Klub ini masuk menjadi peserta Primera División (Divisi Utama) sejak tahun 1928, dan bersama-sama Real Madrid dan Athletic Bilbao menjadi tim yang tak pernah terdegradasi ke Segunda División (Divisi Dua).

Klub ini juga menjadi klub yang menjuarai liga Spanyol pertama kali.

Dengan persembahan 26 gelar Liga Spanyol, 31 gelar Copa del Rey, 14 gelar Piala Super Spanyol, 5 gelar Liga Champions Eropa, 4 gelar Piala Winners UEFA, 4 gelar Piala Super Eropa, FC Barcelona menjadi salah satu tim tersukses di Spanyol, Eropa, dan dunia.

Bukti paling nyata ketika pada tahun 2009 FC Barcelona berhasil menjadi klub Spanyol pertama yang berhasil meraih gelar treble (juara La Liga, Copa del Rey, dan Liga Champions).

Dilanjutkan dengan raihan gelar Piala Super Spanyol, Piala Super Eropa dan Piala Dunia Antarklub FIFA untuk melengkapi raihan gelarnya menjadi Sextuples.



Barcelona merupakan klub sepak bola pertama di dunia yang melakukan raihan ini.

Penggemar Barca juga sering disebut Culés.

Barcelona adalah salah satu tim yang paling didukung di dunia, dan memiliki media sosial terbesar di antara tim olahraga lainnya.

Pemain Barca telah memenangkan catatan jumlah penghargaan Ballon d'Or (12), serta catatan jumlah penghargaan FIFA World Player of the Year.

Pada tahun 2010, klub membuat sejarah ketika tiga pemain yang datang melalui akademinya (Messi, Iniesta & Xavi) terpilih sebagai tiga pemain terbaik di dunia, setelah mengantongi tempat teratas di FIFA Ballon d'Or, prestasi belum pernah terjadi sebelumnya untuk pemain dari sekolah sepak bola yang sama.

Julukan cules untuk pendukung Barcelona berasal dari cul Katalan (bahasa Inggris: ass), sebagai penonton di stadion pertama, Camp de la Industria, duduk dengan culs mereka atas berdiri.

di Spanyol, sekitar 25% dari populasi dikatakan Barca simpatisan, kedua di belakang Real Madrid, didukung oleh 32% dari populasi. Sepanjang Eropa, Barcelona adalah favorit klub pilihan kedua.

Jumlah keanggotaan klub ini telah melihat peningkatan yang signifikan dari 100.000 pada musim 2003-04 menjadi 170.000 pada bulan September 2009, kenaikan tajam yang disebabkan oleh pengaruh Ronaldinho dan strategi media kemudian presiden Joan Laporta yang berfokus pada Spanyol dan Inggris media online.

Selain keanggotaan, per Juni 2010 ada 1.335 klub penggemar resmi terdaftar, disebut penyes, di seluruh dunia.

Klub-klub penggemar mempromosikan Barcelona di wilayah mereka dan menerima penawaran bermanfaat ketika mengunjungi Barcelona.

Klub ini telah memiliki banyak orang terkemuka di antara para pendukungnya, termasuk Paus Yohanes Paulus II, yang adalah anggota kehormatan, dan mantan perdana menteri Spanyol José Luis Rodríguez Zapatero.

FC Barcelona memiliki kedua rata-rata kehadiran tertinggi klub sepak bola Eropa hanya di belakang Borussia Dortmund.

Dalam sebuah liga nasional di suatu negara, sering terdapat persaingan sengit antara dua tim terkuat, dan ini terutama terjadi di La Liga, di mana pertandingan antara Real Madrid dan Barcelona dikenal sebagai "Pertemuan Klasik" (El Clásico).

Sejak awal kompetisi nasional dimulai, kedua klub sering dipandang sebagai pencerminan/wakil dari dua daerah berbeda di Spanyol: Catalunya dan Castilla, serta dari dua kota.

Persaingan ini mencerminkan berbagai hal, termasuk ketegangan politik dan budaya antara Catalunya dan Castilla yang merupakan gambaran umum dari Perang Saudara Spanyol.

Selama era kediktatoran Miguel Primo de Rivera dan terutama Francisco Franco (1939—1975), semua budaya regional ditekan.

Semua bahasa daerah yang dipakai di wilayah Spanyol, kecuali bahasa Spanyol (Castilla), secara resmi dilarang.

Simbolisasi keinginan rakyat untuk kebebasan Catalunya membuat Barcelona menjadi "lebih dari sekadar klub sepak bola" (més que un club) untuk masyarakat Catalan.

Menurut Manuel Vázquez Montalbán, cara terbaik untuk orang Catalan untuk menunjukkan identitas mereka adalah dengan bergabung dengan Barcelona.

Hal ini lebih kecil risikonya daripada bergabung dengan gerakan anti-Franco, dan memungkinkan mereka untuk mengekspresikan ketidakpuasan mereka.

Di sisi lain, Real Madrid secara luas dilihat sebagai perwujudan dari sentralisme berdaulat dan rezim fasis di tingkat manajemen dan di bawahnya.

Santiago Bernabeu yang menjadi presiden klub merupakan seorang pejuang untuk los nacionales. Namun, selama Perang Saudara Spanyol, anggota kedua klub seperti Josep Sunyol (Barcelona) dan Rafael Sánchez Guerra (Real Madrid) menyerah di tangan para pendukung Franco.

Selama tahun 1950, persaingan tersebut memburuk saat ada kontroversi seputar transfer Alfredo Di Stéfano, yang akhirnya bermain untuk Real Madrid dan merupakan kunci kesuksesan mereka berikutnya.

Pada era 1960-an, kedua klub kemudian bertemu pada Piala Champions lebih dari dua kali dan pada tahun 2002, pertemuan antara klub Eropa dijuluki sebagai "Pertandingan Abad Ini" oleh media Spanyol, dan disaksikan oleh lebih dari 500 juta orang di seluruh dunia.

Hingga Juni 2022, Barcelona telah memenangkan 26 La Liga, 31 Copa del Rey, 14 Supercopa de España, 3 Copa Eva Duarte, 2 piala Copa de la Liga dan 2 Piala Latin serta menjadi pemegang rekor untuk empat kompetisi terakhir.

Juga mereka telah memenangkan 5 Liga Champions UEFA, rekor 4 Piala Winners UEFA, 5 Piala Super UEFA dan tiga rekor Piala Dunia Antarklub FIFA.

Mereka juga memenangkan rekor 3 Piala Inter-Cities Fairs, dianggap pendahulu ke Piala UEFA/Liga Eropa.

Barcelona adalah satu-satunya klub Eropa telah memainkan sepak bola kontinental setiap musim sejak 1955, dan salah satu dari tiga klub tidak pernah terdegradasi dari La Liga, bersama dengan Athletic Bilbao dan Real Madrid.

Pada tahun 2009, Barcelona menjadi klub pertama di Spanyol untuk memenangkan treble terdiri dari La Liga, Copa del Rey, dan Liga Champions.

Pada tahun yang sama, juga menjadi klub sepak bola pertama yang memenangkan enam dari enam kompetisi dalam satu tahun, Malthus menyelesaikan sextuple itu, Terdiri treble tersebut dan Piala Super Spanyol, Piala Super UEFA dan Piala Dunia Antarklub FIFA.

Kamis, 04 Mei 2023

Tentang Persipura by qiuslot88

Persatuan Sepak bola Indonesia Jayapura atau Persipura Jayapura (disingkat Persipura) merupakan klub sepak bola profesional Indonesia yang berbasis di Kota Jayapura, Papua.



Klub didirikan tahun 1963 dan bermarkas di Stadion Lukas Enembe, Kabupaten Jayapura.

Klub saat ini berkompetisi di Liga 2 yang merupakan kasta kedua sepak bola di liga Indonesia.

Persipura merupakan salah satu klub sepak bola tersukses di Indonesia dengan empat kali meraih gelar juara dan satu-satunya tim liga Indonesia yang pernah masuk ke babak semifinal Piala AFC.

Saat ini Persipura berlaga di Liga 2.



Sejarah pembentukan Persipura tak diketahui secara pasti.

Para petinggi klub belum bisa memastikan bahwa Persipura dibentuk pada tahun 1963, karena terdapat pula bukti yang menunjukkan tahun 1962, 1965, dan bahkan 1950.

Di luar itu, mereka juga belum bisa memastikan apa nama terdahulu Persipura.

Persipura memenangkan Divisi Satu Perserikatan sebanyak dua kali pada musim 1978-79 dan 1993. Selain itu, klub meraih gelar runner-up pada Divisi Utama 1980 sebagai tim promosi kala dikalahkan Persiraja Banda Aceh 3-1 di laga final yang berlangsung tanggal 31 Agustus di Stadion Utama Senayan (kini SUGBK).

Di pertandingan tersebut, para pencetak gol adalah Leo Kapisa di menit 15 untuk Persipura dan Rustam Syafari ('45), serta Bustamam ('55, '81) untuk Persiraja

Gelar liga di level tertinggi Persipura diraih kala tim menjuarai Divisi Utama Liga Indonesia 2005.

Tim yang saat itu dilatih Rahmad Darmawan mengalahkan Persija di pertandingan final.

PT. Persipura Papua didirikan di tahun 2008 untuk memenuhi persyaratan mengikuti Liga Super Indonesia (LSI) 2008–2009 yang juga menandai era profesional.

Persipura pernah mendominasi kompetisi liga tertinggi Indonesia dibawah pelatih asal Brasil Jacksen F. Tiago dengan tiga kali menjuarai LSI (kini Liga 1) pada masing-masing musim 2008-09, 2010-11 dan 2013.

Mereka juga mampu finis kedua sebanyak tiga kali pada masa LSI. Saat PSSI dibekukan FIFA, diadakanlah Indonesia Soccer Championship di tahun 2016 dan tim menjadi juara di kompetisi tersebut.

Persipura mengalami kesulitan pada Liga 1 2021–2022 di mana kedua figur senior mereka Boaz Solossa dan Tinus Pae dipecat akibat masalah kedisiplinan, namun Tinus direkrut kembali pada pertengahan musim.

Poin tim juga dikurangi sebanyak 3 poin setelah tim tidak hadir dalam pertandingan melawan Madura United FC pada 21 Februari 2022.

Setelah meraih hasil buruk sepanjang musim, Persipura terdegradasi ke Liga 2 yang mengakhiri masa 29 tahun mereka di level tertinggi kompetisi sepak bola Indonesia.

Mereka menang 3-0 atas Persita Tangerang di laga terakhir pada tanggal 31 Maret 2022, tapi itu tidak cukup dikarenakan Barito Putera, yang unggul 2 poin di klasemen sebelum laga tersebut, bermain imbang 1-1 melawan Persib.

Barito berada di atas Persipura lewat keunggulan rekor pertemuan meskipun berpoin sama.

Dalam beberapa kesempatan Persipura tampil di Piala AFC dan Liga Champions Asia, yang diawali dari Liga Champions Asia 2010.

Mereka menghadapi Jeonbuk Hyundai Motors, Changchun Yatai F.C. dan Kashima Antlers dan finis di peringkat terbawah dengan hanya sekali menang melawan Changchun Yatai.

Di tahun selanjutnya, Persipura mengikuti Piala AFC 2011 dan mampu melaju hingga perempatfinal sebelum dikalahkan tim Irak Arbil SC.

Pada Liga Champions musim 2012, mereka tak lolos ke fase grup karena ditekuk Adelaide United (Australia).

Pada tahun 2014, Persipura lolos ke fase grup Piala AFC, menggungguli Churchill Brothers S.C., Home United, dan New Radiant S.C.

Kemudian, mereka melawan Yangon United F.C. di babak 16 besar yang dapat dikalahkan dengan skor 9-2 dengan Boakay Eddie Foday mencetak lima gol.

Merekapun menang atas Kuwait SC di perempatfinal dan lolos ke semifinal untuk menghadapi Qadsia SC. Namun, Persipura dikalahkan tim asal Kuwait tersebut dengan agregat 10-2.

Persipura kembali tampil di Piala AFC pada musim 2015 berkat finis kedua pada LSI 2014 dan langsung lolos ke fase grup.

Di fase tersebut, mereka menjadi juara dari grup yang terdiri dari Bengaluru FC, Maziya, dan Warriors FC.

Pada babak 16 besar, mereka akan melawan Pahang FA namun tim dari Malaysia tersebut tidak dapat hadir dikarenakan masalah visa dan pertandigan dianggap WO atau walkover.

Pada akhirnya, Persipura terhenti akibat FIFA membekukan PSSI yang diintervensi pemerintah sehingga semua kegiatan persepak bolaan di Indonesia tak bisa dijalankan.

Persipura dijadwalkan bertanding di Piala AFC 2021, namun kompetisi tersebut gagal digelar akibat Pandemi Covid-19.

Rabu, 03 Mei 2023

Tentang Rans Nusantara F.C by qoiuslot88

RANS Nusantara FC (atau dikenal sebagai RANS FC, sebelumnya pernah dikenal sebagai Cilegon United dan RANS Cilegon FC) adalah sebuah klub sepak bola Indonesia yang berbasis di Jakarta, Indonesia.

Saat ini klub tersebut berkandang di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor.

Julukan RANS Nusantara FC adalah Magenta Force dan The Prestige Phoenix.

RANS FC meraih juara 2 pada kompetisi Liga 2 musim 2021 dan promosi ke Liga 1 Indonesia.

Klub tersebut saat ini bermain di Liga 1 Indonesia.

RANS FC baru berdiri pada tahun 2012 dan tidak memiliki banyak sejarah dalam persepakbolaan Indonesia.



Sebelumnya RANS FC bernama Cilegon United.

Pada awal berdirinya, tim ini sudah berhasil menjuarai Divisi III LI 2012 Zona Banten dan berhasil promosi ke Divisi Dua Liga Indonesia.

Di musim berikutnya, mereka berhasil menjadi juara dan promosi setelah mengalahkan Jember United dengan skor 6–3.

Pada Divisi Satu, mereka menjuarai Divisi Satu Liga Indonesia 2014 dan untuk pertama kali promosi ke Divisi Utama setelah mengalahkan Persibat Batang pada adu penalti 3–0.

Pada tanggal 31 Maret 2021, diumumkan untuk diakuisisi oleh RANS Entertainment dan Prestige Motorcars dan berganti nama menjadi "RANS Cilegon FC". RANS Entertainment adalah perusahaan hiburan milik pasangan selebriti Raffi Ahmad dan Nagita Slavina, sedangkan Prestige Motorcars adalah perusahaan otomotif milik pengusaha Rudy Salim dan juga dealer Super Car dari Jakarta Utara.



Pada tanggal 28 September 2021, RANS FC melakukan debut pertandingan liga pertama mereka dalam kekalahan 3-1 melawan Dewa United di Stadion Madya Gelora Bung Karno.

Seminggu kemudian, mereka memainkan pertandingan kedua dengan kemenangan 2-1 melawan Persekat Tegal.

Pada 1 Desember 2021, mereka menutup pertandingan di babak penyisihan grup Liga 2 2021–22 dengan kemenangan 3-0 melawan PSKC Cimahi, dengan hasil ini, mereka lolos ke babak kedua sebagai runner-up Grup B.

Pada 22 Desember 2021, mereka lolos ke semi final Liga 2 2021–22 sebagai juara Grup X setelah pertandingan mereka seri 0-0 atas Sriwijaya FC.

Hasil memuaskan terjadi pada pertandingan semifinal lima hari kemudian, mereka lolos ke final dan promosi ke Liga 1 musim depan setelah menang 3-0 atas PSIM Yogyakarta.

Namun pada laga final pada 30 Desember 2021, mereka mengalami kekalahan 2-1 dari Persis Solo dan menjadi runner-up Liga 2.

Pada 30 Mei 2022, pada Kongres Biasa PSSI 2022, klub berubah nama menjadi RANS Nusantara FC.

Ini adalah bagian dari keinginan ketua klub Raffi Ahmad agar klubnya didukung oleh penggemar dari seluruh pelosok Indonesia.

Selasa, 02 Mei 2023

Tentang Persita Tangerang

Persatuan Sepak bola Indonesia Tangerang (disingkat Persita atau Persita Tangerang) adalah sebuah klub sepak bola Indonesia yang bermarkas di Kabupaten Tangerang.



Tim berjuluk Pendekar Cisadane yang identik dengan jersey berwarna violet.

Persita Tangerang saat ini bermain di liga tertinggi Indonesia, Liga 1. Pada tahun 2002 klub ini berhasil menjadi runner-up nasional.

Sebelum dipromosikan ke Liga 1 pada tahun 2020, Persita Tangerang terakhir kali bermain pada tahun 2014 di liga tertinggi Indonesia, yang saat itu bernama Liga Super Indonesia.



Pada musim 2003, mereka mengambil bagian dalam Kejuaraan Klub ASEAN dan mencapai perempat final, kalah 2-1 dari pemenang akhirnya Kingfisher East Bengal dari India.

Alhasil Persita berhasil mengamankan tempat di peringkat ke-3 pada kejuaraan tersebut.

Pada tahun 2020, Persita mengenalkan maskot barunya menemani maskot lama Mat Peci. Maskot baru itu bernama 'Ayam Wareng', yaitu seekor ayam yang merupakan fauna identitas kabupaten Tangerang

Persita didirikan pada tanggal 19 April 1940 di Kabupaten Tangerang yang dipelopori oleh Alm. M.E. Umran, Tetapi baru diresmikan pada tanggal 15 September 1945 dan kemudian diterima dan disahkan sebagai anggota PSSI pada 9 September 1953 dan tanggal 9 September itu pula ditetapkan sebagai hari berdirinya Persita.

Pada awal berdirinya, Persita menggunakan jersey berwarna merah dan celana putih tetapi di masa kepemimpinan H. Urip Hermansyah, warna jersey utama diganti dengan warna ungu hingga sekarang.

Julukan Persita adalah Pendekar Cisadane yang merujuk pada nama tokoh di Kabupaten Tangerang yang terkenal karena kononnya pernah melawan Ratu Buaya di Sungai Cisadane.

Sebelum memiliki Indomilk Arena Sport Center Stadium, lapangan yang dipergunakan oleh Persita adalah Lapangan LPK dan Lapangan Achmad Yani.

Ketika perkembangan sepak bola Tangerang kian maju pesat, maka terlontar ide untuk pembangunan stadion yang representatif.

Berdirilah stadion megah kebanggaan masyarakat Tangerang yakni dengan nama Stadion Benteng di Kota Tangerang dengan luas 44.000 meter persegi dan 25.000 kapasitas penonton.

Namun kini, Persita Tangerang sudah tidak lagi memakai stadion tersebut dikarenakan sudah tidak layak dan letaknya yang sudah bukan lagi mejadi wilayah Kabupaten Tangerang.

Kini Persita menggunakan Stadion Sport Center Dasana Indah, Kelapa Dua (Indomilk Arena) sebagai Kandang Kebanggaannya sejak akhir musim Liga 2 2018, dengan kapasitas lebih dari 15.000 penonton. Selain sebagai markas baru, stadion ini pun dilengkapi dengan fasilitas lapangan, tribun, locker room, training ground dan keseluruhannya sangat baik.

Persita Tangerang mempunyai beberapa kelompok suporter yang mendukung kala bertanding di stadion, diantaranya adalah Laskar Benteng Viola (LBV) yang berdiri pada 23 Desember 2001.

Seiring berjalannya waktu, muncul kembali kelompok-kelompok suporter baru Persita yang dinamakan Viola Xtrim pada tahun 2005, kelompok ini identik dengan atributnya yang berwarna hitam.

Setelah Viola Xtrim muncul North Legion yang berdiri pada 2012 beraliran Ultras penghuni tribun Utara dan La Viola 2018 kelompok ini biasa menghuni tribun timur Stadion Sport Center Kabupaten Tangerang.

Minggu, 30 April 2023

Tentang Persikabo 1973 by qiuslot88

Persikabo 1973 singkatan dari Persatuan Sepakbola Indonesia Kabupaten Bogor 1973 adalah klub sepak bola Indonesia yang bermarkas di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat, Indonesia dan berkompetisi di Liga 1.



Persikabo 1973 memiliki sejarah panjang sebelum menjadi tim sepak bola profesional saat ini.Ketika pertama kali berdiri pada tahun 2015, Persikabo 1973 bernama PS TNI (Persatuan Sepak bola Tentara Nasional Indonesia) yang merupakan tim sepak bola amatir yang dimiliki oleh TNI.

Nama PS TNI baru muncul ketika digelarnya kompetisi Piala Jenderal Sudirman 2015, pada turnamen ini PS TNI bekerja sama dengan PSMS Medan untuk dapat menggunakan pemain-pemain milik PSMS Medan dalam mengikuti turnamen ini, dan PS TNI menjadi satu-satunya tim non peserta Liga Super Indonesia yang ikut turnamen Piala Jenderal Sudirman.

Setelah berakhirnya kompetisi Piala Jenderal Sudirman 2015 PS TNI dan PSMS Medan memutuskan untuk berpisah pada tanggal 13 Maret 2016.

Kemudian guna mendapatkan lisensi klub sepak bola profesional, klub PS TNI secara resmi mengakuisisi Persiram Raja Ampat dan dua tahun kemudian melakukan merger dengan Persikabo Kabupaten Bogor.

Kompetisi pertama yang diikuti PS TNI setelah menjadi klub profesional adalah turnamen Piala Bhayangkara 2016, tetapi hanya sampai babak grup.

Kemudian turnamen Indonesia Soccer Championship pada tahun 2016.



Sebelum dimulainya kompetisi Liga 1 musim 2018, PS TNI mengumumkan perpindahan markas dari Stadion Pakansari, Bogor ke Stadion Sultan Agung, Bantul dan disertai juga penggantian nama klub menjadi PS TIRA yang merupakan singkatan dari Persatuan Sepakbola Tentara Nasional Indonesia-Rakyat pada tanggal 19 Januari 2018.

Pada awal tahun 2019 atau sebelum bergulirnya kompetisi Liga 1 musim 2019, PS TIRA melakukan merger dengan klub asal kabupaten Bogor yaitu Persikabo Bogor dan mengubah namanya lagi menjadi Tira Persikabo.

Pada awal tahun 2020 mereka juga ingin mengubah nama tim sekali lagi dengan menghilangkan perkataan Tira hanya menjadi Persikabo saja, tetapi saat kongres pada akhir Januari 2020 di Bali, PSSI masih belum mengesahkannya.

Namun perubahan nama dari Tira Persikabo menjadi Persikabo baru disahkan pada 15 Februari 2020 lewat kongres PSSI Jawa Barat dan diresmikan sehari setelahnya.

Persikabo 1973 memiliki pendukung yang cukup besar di Kabupaten Bogor, mereka menjadi salah satu perwakilan klub sepak bola di Jawa Barat yang beridentitaskan Sunda.

Kabomania adalah sebutan untuk suporter klub Persikabo yang umumnya berada di tribun utara. Kemudian ada yang berkultur Ultras, yakni UPCS yang menempati tribun selatan di Stadion Pakansari.

Jumat, 28 April 2023

Tentang Sriwijaya FC by qiuslot88

Sriwijaya Football Club (dikenal dengan Sriwijaya FC) adalah sebuah klub sepak bola Indonesia yang berbasis di Kota Palembang, Sumatra Selatan.



Klub tersebut kini berlaga di Liga 2.

Sriwijaya FC telah berdiri sejak tahun 2004.

Saat ini, klub tersebut berkandang di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring.

Klub berjuluk Laskar Wong Kito ini berada di bawah naungan PT Sriwijaya Optimis Mandiri (PT SOM), setelah terjadi penjualan opsi kepemilikan dari Pemerintah Provinsi Sumatra Selatan.

Presiden Sriwijaya FC saat ini adalah Hendri Zainuddin. Sriwijaya FC juga pernah juara Divisi Utama Liga Indonesia 2007 dan Liga Super Indonesia 2011-12.

Klub ini juga pernah memenangkan gelar ganda musim 2006/2007 dan 2011/2012.

Sayangnya, pada musim 2018, klub ini berada pada urutan 16 klasemen akhir Liga 1, sehingga untuk pertama kalinya klub ini terdegradasi ke Liga 2.



Sejarah

Walaupun mewakili Provinsi Sumatra Selatan, Sriwijaya FC awalnya didirikan di Jakarta dengan nama "Persijatim Jakarta Timur" pada tahun 1976.

Di awal dekade 2000-an, klub ini sempat berganti nama menjadi Jakarta FC, tetapi kembali berganti menjadi Persijatim.

Karena alasan finansial, klub ini sempat pindah ke Kota Surakarta dan menjadi "Persijatim Solo FC" pada tahun 2002 hingga 2004.

Setelah itu, klub ini dibeli oleh Pemerintah Provinsi Sumatra Selatan dan diganti namanya menjadi "Sriwijaya FC", yang berbasis di Kota Palembang hingga saat ini.

Logo

Logo berbentuk lingkaran bertuliskan Sumatra Selatan Bersatu Teguh mempunyai arti bahwa Sriwijaya FC dapat digunakan sebagai salah satu sarana untuk mewujudkan kesatuan yang bulat dari seluruh masyarakat di Provinsi Sumatra Selatan.

Logo SRIWIJAYA FC selalu terdapat simbol Burung Elang mulai dari logo awal hingga logo baru Sriwijaya FC selalu ada simbol Burung Elang, maka Sriwijaya FC diberi julukan tambahan selain Laskar Wong Kito julukan keduanya Sriwijaya FC adalah Elang Andalas (Elang Sumatra)

Wisma Atlet Jakabaring

Wisma Atlet Jakabaring yang terletak di komplek olahraga Jakabaring digunakan oleh para atlet dan staff Sriwijaya FC menginap.

Wisma Atlet digunakan sejak tahun 2015 setelah sebelumya menempati Mess Pertiwi di daerah Sekip.

Liga Nasional

Liga Indonesia/ISL

Juara 1 (2): 2008, 2012

ISL U-21

Juara 1 (1) 2013

Piala Indonesia

Juara (3): 2008, 2009, 2010

Inter Island Cup

Juara (2): 2010, 2012

Community Shield

Juara (1): 2010

Penghargaan

Team Fair Play (1): 2010

Gelar Lain

Runner-UP (1): 2014

Surya Citra Media Cup (SCM CUP) 2015

Runner-UP (2): 2015

Piala Presiden

Runner-UP (2): 2015

Juara (3): 2018

Piala Gubernur Sumsel

Juara (1): 2015

Piala Gubernur Kaltim

Juara (4): 2016

Juara (1): 2018

Piala Bhayangkara

Juara (3): 2016

Kamis, 27 April 2023

Tentang borneo fc

Borneo FC Samarinda (sering juga disebut Borneo Samarinda atau Borneo FC) adalah klub sepak bola Indonesia yang berbasis di Kota Samarinda, Kalimantan Timur.

Pada awal berdirinya klub ini bermain di Divisi Utama Liga Indonesia 2014 setelah mengakuisisi klub Perseba Super Bangkalan pada 19 Maret 2014, menggantikan Persisam Samarinda sebagai klub asal Samarinda yang berkompetisi di kasta teratas di Indonesia.



Pada 2015, mereka berlaga di Indonesia Super League berstatus sebagai klub promosi setelah berhasil keluar sebagai juara Divisi Utama Liga Indonesia 2014 setelah mengalahkan Persiwa Wamena di partai final.

Menjalani dua laga pada ISL 2015, langkah PBFC akhirnya terhenti setelah PSSI dan kompetisi dibekukan Menpora RI.

Selepas itu, mereka terjun di Piala Presiden, sekaligus sukses menembus babak 8 besar.

Selepas ikut di Piala Presiden, Pusamania Borneo FC juga ikut berpartisipasi di Indonesian Championship Torabika Piala Jenderal Sudirman 2015 dan mereka mampu menembus babak Semifinal. Pusamania Borneo F.C. juga pernah menjuarai turnamen Piala Gubernur Kaltim 2016, dan menjadi Runner up di Piala Presiden 2017.

Pada musim 2017, Pusamania Borneo F.C. mengganti nama klubnya menjadi Borneo F.C. untuk mengarungi kompetisi Liga 1.

Sejarah

Klub bermain di Divisi Utama Liga Indonesia setelah mengakuisisi klub Perseba Super Bangkalan pada tanggal 7 Maret 2014.

Nabil Husein Said Amin yang sebelumnya merupakan ketua koordinator wilayah Pusamania di Malaysia (Pusamalaya) menjadi orang penting dibalik terbentuknya Pusamania Borneo FC.



Pemuda itu bersama PT Nahusam Pratama Indonesia sebagai badan hukum PBFC, bertekad ingin membawa kembali kejayaan sepak bola Samarinda di kancah nasional.

Pada 7 Maret 2014, disepakati sebagai tanggal bulan dan tahun resmi berdirinya Pusamania Borneo FC.

Ide membentuk klub profesional yang dilakukan kelompok suporter Pusamania ini dilandasi sikap tak puas mereka terhadap klub sebelumnya yang tak kunjung memiliki prestasi. Sehingga muncul, wacana mengelola klub yang lebih transparan, profesional dan merakyat.

Selain itu, perubahan nama klub Persisam Putra yang sebelumnya pendanaannya bertumpu terhadap APBD kota Samarinda dan berubah nama menjadi Putra Samarinda sehingga statusnya dimiliki perseorangan, menjadi salah satu yang ditentang kelompok suporter terbesar di Kalimantan ini.

Tambahan nama Borneo sendiri muncul saat mereka berlaga di Divisi Utama Liga Indonesia 2014 setelah mengakuisisi salah satu klub berlisensi profesional di Pulau Madura, yakni Perseba Super.

Nama Borneo dipilih karena, jajaran direksi PBFC ingin klub ini tak hanya bisa mengharumkan nama kota Samarinda, melainkan juga mengangkat nama Pulau Borneo di kancah sepak bola nasional dan internasional.

Tahun 2014 menjadi titik permulaan PBFC berlaga di kompetisi sepak bola Indonesia.

Mengusung target lolos ke kompetisi kasta tertinggi Indonesia, deretan pemain ternama didatangkan ke Samarinda.

Tak lupa, potensi lokal Benua Etam juga dilibatkan dalam skuat klub yang dijuluki Pesut Etam.

Stadion Segiri Samarinda yang selama ini identik dengan kejayaan sepak bola Samarinda dipilih Pusamania Borneo FC sebagai kandang mereka untuk menjamu lawan-lawannya.

Stadion berkapasitas hampir dua puluh ribu tempat duduk dan berbentuk curva itu dijuluki Theater Of Hell.

Suporter

Pusamania adalah nama julukan untuk para pendukung kesebelasan Puamania Borneo FC yang bermarkas di Kota Samarinda, Kalimantan Timur, Indonesia.

Warna kebanggaan Pusamania adalah Orange. Pusamania memiliki hubungan tidak harmonis dengan suporter tetangga mereka Balistik,Pusamania memiliki hubungan harmonis dengan Barito Mania, The Jak Mania, Aremania dan suporter lainnya di indonesia.

setiap ada pertandingan Pusamania dan Barito Mania selalu hadir dan mendukung penuh bersama Pusamania, walaupun bukan Barito Putera.

Akademi

Akademi Pusamania Borneo Football Club (PBFC) adalah salah satu program pembinaan dari tim senior. Bidang ini, memiliki manajemen berbeda dengan tim senior.

Adapun kelompok umur yang dipersiapkan dalam akademi ini ialah pembinaan usia U-12, U-14, U-16, U-19 dan U-21.

Akademi PBFC kedepannya akan bekerjasama dengan beberapa klub besar di Asia dan Amerika latin dalam hal pengembangan potensi pemain sepak bola belia.

Tentang Red Bull KTM MotoGP by qiuslot88

KTM memiliki kehadiran yang mapan di antara olahraga sepeda motor off-road dan memutuskan untuk memasuki MotoGP di kelas utama balap seped...