Chat with us, powered by LiveChat

Kamis, 11 Mei 2023

Tentang Yamaha Monster Energy by qiuslot88

Bagi penggemar Motogp, tentu tak asing dengan label Yamaha, sebuah merk asal negeri Yakuza.

Di MotoGP Yamaha membentuk tim pabrikan bernama sebagai Monster Energy Yamaha MotoGP, menaungi pembalap Fabio Quartararo dan Franco Morbidelli.



Tim ini disponsori oleh produsen minuman berenergi asal Italia, MONSTER ENERGY.

Itulah kenapa namanya di lintasan di beri label MONSTER ENERGY.

Di beberapa sumber di sebutkan, bahwa tim ini baru didirikan secara resmi pada tahun 1999 sebagai tim pabrikan.

Tapi, bukannya Yamaha sudah lama mengikuti balapan? Setidaknya, sebelum berubah nama jadi MotoGP, mereka sudah turun di kelas GP500, salah dua pembalapnya bahkan beberapa kali juara dunia, Kenny Roberst Senior dan Wayne Rainey.

Yup, betul, mereka sudah ada di lintasan sejak puluhan tahun lalu.

Tapi Yamaha cuma menyokong tim-tim balap, menyediakan motor lengkap dengan dukungan teknisnya.

Dan baru tahun 1999 mereka mendirikan tim pabrikan seperti yang kami sebut tadi, dengan menggandeng Monster Energy.

Selain Monster energy sebagai sponsor utama, ini yang membanggakan, Yamaha juga di sponsori oleh Yamaha Motor Indonesia, ENEOS dan YAMALUBE.

Uniknya, walau tim pabrikan Jepang, mereka pertama kali mendirikan kantor pusat Tim di Belanda, sebelum akhirnya pindah ke Italia.

Nah, bagaimana sejarah lengkap Yamaha di MotoGP? Mari kita telusuri..



Kalau dirunut, sebenarnya sejarah Yamaha mengukuti balapan sejak tahun 1949, dengan pembalap pertamanya Leslie Graham.

Tapi yang kami sampaikan di sini mulai tahun 1955, awal divisi sepeda motor dipisah dari divisi lain dari Yamaha.

Pada bagian kedua, karena perubahan regulasi motor, dari 500cc 2 tak ke mesin 4 tak dengan kubikasi maksimal 990 cc, Yamaha mengeluarkan motor barunya, yaitu Yamaha YZR-M1.

Pada tahun 2002 ini pulalah sponsor baru masuk menggantikan Marlboro.

Tetap dengan sponsor rokok, kali ini Yamaha menggandeng nama Fortuna, sebuah merk rokok dari Spanyol. Markas tim pun di pindahkan dari Belanda ke Italia.

Menjalani era baru tampaknya dominasi Honda masih berlanjut.

Tim pabrikan Honda  dengan seorang bintang dari Italia melaju tak terbendung di musim keduanya di kelas premier. Dia adalah Valentino Rossi dengan Honda HRC.

Yamaha memberi perlawanan dengan seorang Maximiliano ‘Max’ Biaggi yang notabene musuh bebuyutan Rossi yang sekaligus kompatriotnya.

Mengakhiri musim dengan posisi runner up bukan yang buruk-buruk amat buat Yamaha. Tapi bukan itu yang diharap Yamaha.

Yamaha, seperti peserta balapan lainnya yang mengganggap Runner up is first looser tetap menginginkan posisi puncaknya.

Yang menyakitkan justru pada tahun 2003.

Saat itu Biaggi hengkang ke Honda, tepatnya di tim satelit macam Camel Pramac Pons-Honda.

Sedangkan di Yamaha Fortuna Team diperkuat oleh Carlos Checa, yang tetap bertahan, dengan seorang pembalap Italia lain sebagai pasangan baru Checa, yaitu Marco Melandri.

Kenapa kami bilang menyakitkan? Dari posisi Runner up, bukannya membaik, malah terlempar ke posisi 3 klasemen.

Runner up direbut oleh Ducati yang saat itu menjalani musim kedua di MotoGP.

Hasil itu di peroleh oleh Checa yang menduduki posisi ke 7 klasemen, dan Melandri yang hanya sanggup ada di posisi 15 klasemen pembalap.

Tahun 2004 terjadi perubahan lini pembalap sangat mempengaruhi performa tim.

Valentino Rossi yang sedari tahun 2003 sudah dikabarkan dekat dengan Yamaha, kini benar-benar masuk tim.

Di musim pertamanya Rossi langsung merangsek ke puncak dengan menjuarai seri kejuaraan.

Tapi sayangnya rekan setim Rossi asal Jepang, yaitu Norick Abe hanya sanggup meraih klasemen 13. kombinasi keduanya mengantarkan Yamaha meraih Runner up klasemen.

Selama tujuh tahun bersama yamaha, Rossi berhasil mengoleksi 4 kemenangan. Yaitu tahun 2004, 2005, 2008 dan 2009.

Inilah  era termanis Yamaha. Pada tahun 2005 mereka berhasil mengawinkan juara konstruktor dan pembalap.

Pada 2011 Rossi hengkang ke Ducati, menyisakan Jorge Lorenzo tetap berada di tim sampai tahun 2016. kendati demikian, Jorge Lorenzo pun masih berhasil memberi kemenagan buat tim di tahun 2010. Saat itu FIAT sudah masuk sebagai sponsor utama dan menadikan tim ini bernama FIAT YAMAHA TEAM.

Tahun 2011 Yamaha melorot ada di urutan 2 klasemen akhir. Pertarungan dengan Honda HRC berlanjut lagi dengan HRC sebagai pemenang.

Tahun 2012 Lorenzo kembali menang, dan pada tahun 2015 merupakan kemenangan terakhir yang bisa di persembahkan oleh Lorenzo sebelum akhirnya hengkang ke Ducati pada tahun 2017.

Kini Yamaha Pabrikan menggunakan label Monster energy Yamaha, dan satu tim satelit RNF Yamaha . Pada tahun 2021 Fabio Quartararo pindah dari Petronas Yamaha SRT ke tim pabrikan sekaligus mempersembahkan gelar dunianya di musim pertama bersama pabrikan.

Kendati demikian, kemenangan Quartarrao hanya bisa mengantarkan Yamaha ke posisi Runner up konstruktor dibawah Ducati Lenovo.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tentang Red Bull KTM MotoGP by qiuslot88

KTM memiliki kehadiran yang mapan di antara olahraga sepeda motor off-road dan memutuskan untuk memasuki MotoGP di kelas utama balap seped...